Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Dengan Metode Hiradc Pada Lingkungan Kerja Puskesmas Kedungmundu
DOI:
https://doi.org/10.60074/johhs.v2i2.11755Keywords:
Risiko, Bahaya, Analisis Risiko, Puskesmas, Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Pengendalian RisikoAbstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di era globalisasi sudah menjadi salah satu kebutuhan dalam setiap aktivitas kerja, baik pekerjaan lapangan maupun pekerjaan di dalam ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dan memahami tingkat bahaya serta risiko K3 guna melakukan perbaikan dan pemeliharaan lingkungan kerja puskesmas dengan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control) serta memberikan rekomendasi kepada Puskesmas Kedungmundu untuk mencegah dan mengendalikan kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian deskriptif adalah mengumpulkan data dengan melakukan observasi di lapangan dan menganalisis kondisi lingkungan kerja Puskesmas berdasarkan OHSAS 18001. Hasil observasi telah dilakukan pada bulan September 2024, dan ditemukan 9 potensi bahaya yang masing-masing berada pada tempat pendaftaran, koridor ruangan puskesmas, gudang dan kolam ikan. Hasil pemeringkatan diperoleh dengan menggunakan matriks tingkat risiko yang menunjukkan bahwa terdapat 3 potensi bahaya yang memiliki risiko ekstrem, yaitu tidak semua karyawan menggunakan masker saat bekerja, tidak ada daftar periksa APAR rutin, dan tidak semua panel listrik memiliki rambu bahaya. Kemudian terdapat dua jenis kecelakaan dan penyakit akibat kerja ekstrem, yaitu penyakit menular dan kebakaran.References
Wijayanti R, Probandari A, R MA, W AS, U HA, Pw BA, et al. Identifikasi Bahaya , Penilaian Risiko dan Penentuan Kontrol di Puskesmas Gambirsari Surakarta Hazard Identification , Risk Assesment and Determining Control in Gambirsari Public Health Center Surakarta. 2017;4(2):150–6.
UPTD Puskesmas Kedungmundu. Profil 2024 Data Tahun 2023. 2024;
Semarang DKK. Profil Puskesmas Kedungmundu [Internet]. 2024. Available from: https://dinkes.semarangkota.go.id/kedungmundu/page/196
Menteri P, Republik K, Dan K, Kerja K, Fasilitas DI, Kesehatan P, et al. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2018. 2019;(19):1–65.
Y. Saraswati, A. Ridwan AIC. Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Kampus C Unair Surabaya. JURMATEKS. 2020;3.
Delti Fitri Yeni, Azyyati Ridha Alfian LHA. Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PuskesmasTanah Garam Kota Solok. 2023.
Kani BR. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi ( Studi Kasus : Proyek Pt . Trakindo Utama ). 2013;1(6):430–3.
Heriyono M. Jurnal Kesehatan Dan Science , e-ISSN : I858-4616 Identifikasi Faktor Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment ( HIRA ) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas Kembaran I PENDAHULUAN Puskesmas . 2024;XX(1):16–28.
Nandya Amalia Dewi. HIRADC: Pengertian, Tahapan, Tujuan, Perbedaan dengan JSA [Internet]. 2024. Available from: https://solarindustri.com/blog/hiradc/
Ramadhanti C, Rahmadani AR, Dewanti DW. Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko (Ibpr) Menggunakan Metode Hirarc Pada Pt Xyz. J Ilm Teknol Infomasi Terap. 2023;9(2).
Markus AY, Djunaidi Z. Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (Hiradc) Pada Kegiatan Perawatan Rolling Stock Equipment Di Tambang Bawah Tanah Pt. X. J Ilm Manajemen, Ekon Akunt. 2024;8(2):479–97.
Sjarifudin D, Kurnia H, Nuryono A, Tambunan EBM. Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) Method for Shoe Cutting Dies Production. J Sist Tek Ind. 2023;25(2):322–33.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Tara Alodia Hidayatillah, Khasbiyah Khasbiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors retain the copyright of this work and grant Journal of Occupational Health, Hygiene and Safety (JOHHS) the right of first publication. The work is simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0), which permits use, distribution, and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original author(s) and the initial publication in this journal are properly credited, and any derivative works are distributed under the same license.
The authors are permitted to copy and redistribute the published version of the work, including posting it to an institutional repository or including it in a book, with acknowledgment of its initial publication in Journal of Occupational Health, Hygiene and Safety (JOHHS).











