Hubungan Antara Unsafe Action Dan Unsafe Condition Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Mebel Di Desa Kancilan Kabupaten Jepara

Authors

  • Ratih Pramitasari Universitas Dian Nuswantoro
  • Agne Vibia Larasati Universitas Dian Nuswantoro

DOI:

https://doi.org/10.60074/johhs.v2i1.10942

Keywords:

kecelakaan kerja, unsafe action, unsafe condition

Abstract

Industri mebel adalah satu dari banyaknya bidang industri yang berperan penting bagi kehidupan manusia dalam menyediakan barang rumah tangga. Terjadinya suatu kecelakaan kerja dapat dari faktor manusia seperti unsafe action, lingkungan tidak aman dan faktor lainnya. Secara umum penyebab terbesar kecelakaan kerja di industri disebabkan oleh tindakan tidak aman (unsafe act), sedangkan kondisi tidak aman (unsafe condition) menyumbang angka 10% dan 2% yang tersisa belom dapat diketahui dengan pasti teori ini dikemukakan oleh Heinrich. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan unsafe action dan unsafe condition dengan kecelakaan kerja pada pekerja mebel di Desa Kancilan Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan kepada pekerja mebel Di Desa kancilan kabupaten Jepara pada kurun waktu 2 minggu. Populasi pada penelian ini sebanyak 151 pekerja mebel. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 109 pekerja. Data dianalisis menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara unsafe action dan kecelakaan kerja dengan p value<0,001dengan koefiesien korelasi 0,622 yang menyatakan keeratan hubungan antara dua variabel tersebut memiliki tingkat korelasi kuat. Tidak terdapat hubungan antara unsafe condition dan kecelakaan kerja dengan p value 0,339. Tindakan yang disarankan bagi pekerja adalah meningkatkan kesadaran dalam menggunakan APD saat bekerja, senantiasa menerapkan perilaku K3 di tempat kerja dan fokus ketika bekerja. Untuk pemilik mebel disarankan untuk menyediakan APD yang lengkap berserta tata cara penggunaan dan menyediakan rambu kerja aman.

References

Rifky Setyarso. Kesehatan dan Keselamatan Kerja itu Penting, https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-cirebon/baca-artikel/13078/Kesehatan-dan-Keselamatan-Kerja-itu-Penting.html (2020).

International Labour Organization (ILO). Safety and health at work in China and Mongolia, https://www.ilo.org/regions-and-countries/asia-and-pacific/ilo-china-and-mongolia-old/areas-work/safety-and-health-work-china-and-mongolia (2022).

SAPUTRA FLA. Kecelakaan Kerja Makin Marak dalam Lima Tahun Terakhir, https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/28681/Kecelakaan-Kerja-Makin-Marak-dalam-Lima-Tahun-Terakhir (2023).

Dahlan M. Analisis Penyebab Kecelakaan Kerja Berdasarkan Hasil Investigasi Kecelakaan Kerja Di Pt. Pal Indonesia. J Kesehat Masy 2017; 3: 1–15.

Larasatie A, Fauziah M, Dihartawan D, et al. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) Pada Pekerja Produksi Pt. X. Environ Occup Heal Saf J 2022; 2: 133.

Rizka Pisceliya DM, Mindayani S. Analisis Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pengelasan Di Cv. Cahaya Tiga Putri. J Ris Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan 2018; 3: 66.

Kairupan FA, Doda DV, Kairupan BHR. Hubungan Antara Unsafe Action Dan Unsafe Condition Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pengendara Ojek Online Dan Ojek Pangkalan Di Kota Manado. J Kesmas 2019; 8: 89–98.

Iwan M. Ramdan. Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Informal Di Kelurahan “ X ” Kota Samarinda. J Mkmi 2016; 12: 1–6.

Mirwan M, Arkan Syah AN. Hubungan Karakteristik Pekerja, Tingkat Pengetahuan K3, Sikap K3, Unsafe Action, Dan Unsafe Condition Dengan Kecelakaan Kerja Di Industri Pakan Ternak Surabaya. EnviroUS 2022; 2: 78–85.

Kristianti I, Tualeka AR. Hubungan Safety Inspection Dan Pengetahuan Dengan Unsafe Action Di Departemen Rolling Mill. Indones J Occup Saf Heal 2019; 7: 300.

Asbanu Z, Na’im S, Puspita E. The Influence of Health Education about Self Protection Equipment (Mask) On the Knowledge Of Furniture Workers In ‘UD’ Rimba Karya At Morosunggingan Village Kec Peterongan Kab Jombang. Prima Wiyata Heal 2020; I: 11–19.

Pratama AK. Hubungan Karakteristik Pekerja Dengan Unsafe Action Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Pt. Terminal Petikemas Surabaya. Indones J Occup Saf Heal 2015; 4: 64.

Dan P, Bersaing S, Industri P, et al. Prospek Dan Strategi Bersaing Pada Industri Furniture Berbahan Baku Kayu Jati. J Ilm M-Progress 2021; 11: 48–62.

Jamil J, Mallapiang F, Multazam AM. Analisis Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja pada Awak Kapal Penyeberangan Bira-Pamatata. J Muslim Community Heal 2023 2023; 4: 251–264.

Hidayat D, Hijuzaman O. Pengaruh Perilaku Tidak Aman (Unsafe Action) Dan Kondisi Tidak Aman (Unsafe Condition) Terhadap Kecelakaan Kerja Karyawan Di Lingkungan Pt. Freyabadi Indotama. Tek Ind Sekol Tinggi Teknol Wastukancana Purwakarta 2014; 4: 15–24.

Zhao X, Hao Y, Wang Q, et al. Novel deoxyribonucleic acid methylation perturbations in workers exposed to vinyl chloride. Toxicol Ind Health 2022; 38: 377–388.

Irawati I. Hubungan Unsafe Condition Dan Unsafe Action Dengan Kecelakaan Kerja (Kemasukan Gram Pada Mata) Pekerja Pengelasan. J Kesehat 2020; 9: 1167–1172.

Nita R, Is JM, Fahlevi MI, et al. Analisis Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Perabot Kayu Di Dunia Perabot Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya. J Mhs Kesehat Masy 2022; 2: 148–168.

Downloads

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles