Penilaian Risiko Aset Informasi dengan Metode OCTAVE Allegro: Studi Kasus ICT Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya
DOI:
https://doi.org/10.33633/joins.v6i1.4088Abstrak
Informasi yang merupakan aset berharga bagi organisasi sangat penting dikelola risikonya agar dapat mempertahankan kelangsungan bisnis. ICT Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya (Fasilkom Unsri) memiliki aset informasi yang harus dilindungi terhadap ancaman baik dari pihak luar maupun dalam. Namun, sayangnya ICT Fasilkom Unsri belum pernah melakukan penilaian risiko dan belum memiliki prosedur secara formal/tertulis mengenai mitigasi risiko. Oleh karena itu, ICT Fasilkom Unsri belum mengetahui tindakan apa yang tepat untuk mengurangi risiko yang akan terjadi. Metode OCTAVE Allegro digunakan untuk membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, dan mengambil tindakan mitigasi. Berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 7 aset informasi yang dikelola oleh ICT Fasilkom Unsri dianggap sebagai aset yang kritikal. Setelah diidentifikasi dan dianalisis, ditemukan 73 risiko keamanan informasi Tindakan yang dapat diambil antara lain, 61 risiko dimitigasi/ditunda, 3 risiko ditunda/diterima, dan 3 risiko diterima. Dengan mengetahui penilaian risiko dari tiap-tiap aset informasi, ICT Fasilkom Unsri dapat membuat keputusan dalam pengurangan risiko secara tepat sesuai dengan kemungkinan-kemungkinan risiko yang akan terjadReferensi
J. S. Suroso, M. A. Fakhrozi, J. S. Suroso, and M. A. Fakhrozi, “Assessment Of Information System Risk Management with Octave Assessment Of Information Risk Management with Octave Allegro At
System Education,” Procedia Comput. Sci., vol. 135, pp. 202–213, 2018.
M. Moyo, “Information Security Risk Management in Small-Scale Organisations : A Case Study of Secondary Schools’ Computerised Information Systems,” University of South Africa, 2014.
B. M. Dioubate, N. N. A. Molok, S. Talib, and A. O. M. Tap, “Risk assessment model for organizational information security,” ARPN J. Eng. Appl. Sci., vol. 10, no. 23, pp. 17607–17613, 2015.
J. Webb, A. Ahmad, S. B. Maynard, and G. Shanks, “A Situation Awareness Model for Information Security Risk Management,” Comput. Secur., vol. 44, pp. 1–15, Jul. 2014.
M. Talabis and J. Martin, Information Security Risk Assessment Toolkit. Elsevier, 2013.
R. A. Caralli, J. F. Stevens, L. R. Young, and W. R. Wilson,
“Introducing OCTAVE Allegro: Improving the Information Security Risk Assessment Process,” May 2007.
S. I. Hasibuan, T. F. Kusumasari, and R. Fauzi, “Analisis Risiko Keamanan Informasi dengan Metode Octave Allegro pada PT. Tirta Investama,” e-Proceeding Eng., vol. 6, no. 2, pp. 7899–7907, 2019.
W. Sardjono and M. I. Cholik, “Information Systems Risk Analysis Using Octave Allegro Method Based at Deutsche Bank,” Proc. 2018 Int. Conf. Inf. Manag. Technol. ICIMTech 2018, no. September, pp. 38–42, 2018.
D. A. Jakaria and J. T. Informatika, “Manajemen Risiko Sistem Informasi Akademik pada Perguruan Tinggi Menggunakan Metoda Octave Allegro,” pp. 37–42, 2013.
Rosini, M. Rachmaniah, and B. Mustafa, “Penilaian Risiko Kerawanan
Informasi Dengan Menggunakan Metode Octave Allegro,” J. Pustak. Indones., vol. 14, no. 1, 2016.
N. L. Kuntari, Y. H. Chrisnanto, and A. I. Hadiana, “Manajemen Risiko Sistem Informasi di Universitas Jenderal Achmad Yani Menggunakan Metoda OCTAVE Allegro,” Semnati, 2018.
R. A. Caralli, J. F. Stevens, L. R. Young, and W. R. Wilson, “Introducing OCTAVE Allegro: Improving the Information Security Risk Assessment Process,” Pittsburgh, Pennsylvania, 2007.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikel di JOINS (Journal of Information System) menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada JOINS. Karya ini sekaligus dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain membagikan dan mengadaptasi karya dengan mencantumkan kredit yang layak kepada penulis dan publikasi awal di jurnal ini, menyertakan tautan lisensi, serta menyatakan jika ada perubahan.
- Penulis dapat membuat perjanjian tambahan terpisah untuk distribusi nonekslusif versi terbitan karya ini (misalnya mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali terbit di JOINS.
- Penulis menjamin bahwa naskah ini asli, belum pernah dipublikasikan di tempat lain, tidak sedang ditinjau oleh jurnal lain, dan tidak melanggar hak pihak ketiga. Materi dari sumber lain harus dikutip dengan benar, dan izin harus diperoleh jika diperlukan.
- Penulis boleh mengunggah preprint naskah, tetapi wajib memberi tahu editor saat submission agar proses double-blind review dapat ditangani dengan semestinya.


















