Penerapan Metode Hibrida AHP-TOPSIS dalam Sistem Monitoring Progres Belajar Siswa Berbasis Multi-Kriteria pada Lembaga Kursus Bahasa Inggris

Authors

  • Andre Tri Saputra Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Indonesia
  • Zayyan Cahya Ramadhan Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62411/tc.v25i3.16122

Abstract

Monitoring progres belajar siswa di lembaga kursus merupakan tantangan yang kompleks karena melibatkan berbagai kriteria penilaian. Tantangan kritis yang belum terjawab pada sistem konvensional adalah ketiadaan mekanisme Early Warning System (EWS) real-time, di mana instruktur rata-rata memerlukan 14 hari untuk mengidentifikasi siswa bermasalah suatu jeda yang secara signifikan mengurangi peluang intervensi yang tepat waktu. Penelitian ini mengusulkan penerapan metode hibrida AHP-TOPSIS (Analytical Hierarchy Process - Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution) dalam sistem monitoring berbasis multi-kriteria. AHP digunakan untuk menetapkan bobot kriteria secara objektif dan terverifikasi konsistensinya (CR = 0.047 < 0.1), sementara TOPSIS mengeksekusi perankingan berdasarkan kedekatan relatif siswa terhadap solusi ideal positif dan negatif. Pendekatan hibrida ini menghasilkan kontribusi metodologis yang lebih kuat dibandingkan penggunaan TOPSIS dengan bobot statis. Sistem dikembangkan menggunakan PHP Framework CodeIgniter 4 dan basis data MySQL, mengimplementasikan lima kriteria: nilai ujian (35%), persentase kehadiran (25%), skor tugas (20%), ketepatan pengumpulan tugas (10%), dan partisipasi kelas (10%). Pengujian pada 50 siswa kursus bahasa Inggris selama satu semester menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan progres belajar ke dalam empat kategori dengan akurasi 92%, precision 91.8%, dan F1-score 91.9%. Kontribusi praktis terpenting adalah kemampuan EWS sistem ini memangkas waktu identifikasi siswa bermasalah dari rata-rata 14 hari menjadi kurang dari 1 hari (efisiensi 93%). TOPSIS mengungguli SAW (88%) dan WP (86%) dalam konteks yang sama, terutama karena kemampuannya menangkap anomali pada distribusi nilai siswa yang memiliki fluktuasi ekstrem.   Kata kunci - AHP-TOPSIS; Sistem Monitoring; Early Warning System; Progres Belajar; Multi-Kriteria; Lembaga Kursus; SPK.

Downloads

Published

2026-08-26