Analisis Komponen Utama dan Klasterisasi K-Means pada Data Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Muhammad Hidayatullah Universitas Sulawesi Barat, Majene, Sulawesi Barat, Indonesia
  • Afif Budi Andy B Universitas Sulawesi Barat, Majene, Sulawesi Barat, Indonesia
  • Irwan Usman Universitas Sulawesi Barat, Majene, Sulawesi Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62411/tc.v25i2.16110

Abstract

Pengangguran terbuka merupakan salah satu permasalahan ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan tingkat disparitas yang tinggi antar kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan pola Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2019–2023 menggunakan kombinasi metode Principal Component Analysis (PCA) dan K-Means clustering. Data yang digunakan merupakan data sekunder TPT hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode Agustus yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis PCA dilakukan untuk mereduksi dimensi data dari lima variabel tahun pengamatan menjadi beberapa komponen utama yang saling ortogonal, kemudian skor komponen utama digunakan sebagai input dalam K-Means clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24 kabupaten/kota terbagi ke dalam tiga cluster, yaitu Cluster 1 dengan 13 kabupaten/kota berkategori TPT rendah, Cluster 2 dengan 9 kabupaten/kota berkategori TPT menengah, dan Cluster 3 dengan 2 wilayah yaitu Kota Makassar dan Kota Palopo yang berkategori TPT tinggi. Hasil pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang tepat sasaran sesuai karakteristik masing-masing wilayah. Kata Kunci – Clustering, K-Means, Principal Component Analysis, Pengangguran Terbuka, Sulawesi Selatan

Downloads

Published

2026-05-28

Issue

Section

Articles