Penerapan Autoencoder untuk Ekstraksi Fitur pada Model RF dan MLP dalam Deteksi Serangan SQL Injection

Authors

  • Franki Setyo Wargo Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Much Aziz Muslim Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62411/tc.v25i1.15272

Abstract

Serangan SQL Injection (SQLi) merupakan ancaman serius bagi aplikasi web karena dapat mengeksploitasi kerentanan pada akses database untuk memanipulasi data sensitif, sehingga diperlukan sistem deteksi serangan yang lebih adaptif dan akurat. Urgensi ini muncul karena metode deteksi berbasis machine learning yang ada masih mengandalkan rekayasa fitur manual dan kurang responsif terhadap pola serangan baru. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa model seperti Random Forest (RF) dan Multi-Layer Perceptron (MLP) memiliki ketergantungan tinggi pada kualitas fitur manual, sehingga performanya tidak stabil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi SQLi yang lebih adaptif, efisien, dan tidak bergantung pada feature engineering manual. Autoencoder (AE) diusulkan sebagai automated feature extractor untuk mempelajari representasi laten berdimensi rendah secara mandiri. Hasil representasi laten non-linear akan digunakan sebagai input untuk model RF dan MLP. Selain akurasi, penelitian ini mengevaluasi latency dan throughput untuk menilai kinerja dalam skenario traffic nyata. Hasil eksperimen menunjukkan kombinasi Model MLP dan AE mencapai kinerja tertinggi dengan nilai akurasi 99,57% dan AUC 99,88%, Kombinasi ini juga menunjukkan efisiensi komputasi tinggi, ditunjukkan oleh latency rendah dan throughput tinggi, sehingga layak diterapkan pada traffic nyata. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi arsitektur lebih dalam seperti encoder berbasis transformer untuk menghadapi pola serangan zero-day. Kata kunci - SQL Injection, Autoencoder, Random Forest, MLP, Machine Learning.

Author Biography

Much Aziz Muslim, Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Second Author

Downloads

Published

2026-02-26