Perancangan Enterprise Arsitektur Sistem Informasi Manajemen Aset Menggunakan Kerangka Zachman Pada Rumah Sakit Jiwa daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang
DOI:
https://doi.org/10.33633/joins.v6i1.4426Abstrak
AbstrakRumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Amino Gondohutomo Semarang merupakan salah satu rumah sakit jiwa kelas A sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat Jawa Tengah. Timbulnya berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi terutama dalam hal manajemen aset yang masih belum optimal yaitu besarnya ruang lingkup RSJD Dr. Amino Gondohutomo mengakibatkan sering terjadinya peminjaman ataupun perpindahan aset yang tidak dapat diketahui oleh perusahaan. Tidak adanya sistem informasi manajemen aset yang terintegrasi antar bagian terkait, menyebabkan informasi yang diberikan relatif lambat untuk dilakukan koreksi serta pengawasan terhadap aset yang ada sehingga menyebabkan tidak ada kejelasan atau kesesuaian informasi terkait monitoring terhadap data aset dan proses distribusi aset, maka tidak jarang jika terjadi ketidaksesuaian antara sumber data dan bukti fisik di lapangan. Dari beberapa permasalahan yang timbul jika tidak segera ditangani maka akan mengakibatkan kerugian dan berdampak negatif pada perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model blueprint rancangan enterprise architecture menggunakan metode kerangka Zachman yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam membangun prototype sistem informasi manajemen aset RSJD. Dr. Amino Gondohutomo. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi RSJD. Dr. Amino Gondohutomo dalam melakukan manajemen aset sehingga bisa lebih optimal Kata kunci— Enterprise Architecture, Blueprint IT, Metode Kerangka Zachman, Sistem Informasi ManajemenReferensi
DAFTAR PUSTAKA
A. Rojko, “Industry 4 . 0 Concept : Background and Overview,” iJIM, vol. 11, no. 5, pp. 77–90, 2017.
?. B, “INDUSTRY 4 . 0-ARE WE READY ?,” POLISH J. Manag. Stud., no. June, 2018, doi: 10.17512/pjms.2018.17.1.19.
J. Nagy, J. Oláh, E. Erdei, D. Máté, and J. Popp, “The role and impact of industry 4.0 and the internet of things on the business strategy of the value chain-the case of hungary,” Sustain., vol. 10, no. 10, 2018, doi: 10.3390/su10103491.
K. Ridlan Ahmad, “Prototipe aplikasi manajemen sparepart atm menggunakan framework zachman pada logistik asp,” Bangkit Indones., vol. VIII, no. 01, pp. 9–18, 2019.
V. Rosalina, “Penerapan Zachman Framework Dalam Merancang Infrastruktur Jaringan Komputer Customer Relationship Management ( Crm ) Pada Universitas,” J. prosisko, vol. 2, no. 2, 2015.
F. Prakosa, “Information System Strategic Plan Using Zachman Framework and Raise at XYZ Vocational High School in Jakarta,” I-Statement, vol. 4, no. 2, pp. 93–99, 2018.
T. A. Nugraha, M. Imrona, and E. Darwiyanto, “Pengembangan Sistem Informasi pada Perusahaan Dagang Menggunakan Zachman Framework Studi Kasus : Toko Perlengkapan Pesta Party Partner,” Ind. J. Comput., vol. 4, no. August, pp. 1–8, 2019, doi: 10.21108/indojc.2019.4.2.254.
M. A. Yaqin, F. Ade, A. Prayoga, A. N. Ihsan, and F. Pulungan, “Arsitektur Enterprise pada Permainan Hay Day Menggunakan Metode Zachman Framework,” in Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri 2019, 2019, pp. 50–58.
M. Ayundyahrini, S. Suprapto, F. Fahma, W. Soetopo, and E. Pujiyanto, “Analisis Kebutuhan Teknis Stakeholder Pada Produk Kursi Roda Manual Menggunakan Zachman Framework,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 18, no. 1, pp. 55–63, 2019, doi: 10.23917/jiti.v18i1.7771.
V. Indra and L. P. Dewi, “Enterprise Architecture Pada CV . Grande Zangrandi Dengan Metode Enterprise Architecture Planning ( EAP ),” no. 121.
L. Ertaul and V. Rathod, “The Zachman Framework, the Owner’s Perspective & Security.”
H. Sa’diyah, B. Soedijono, and M. R. Arief, “Implementasi Framework Zachman Sebagai Salah Satu Metodologi Terstruktur Perancangan Learning Management System,” Creat. Inf. Technol. J., vol. 6, no. 1, p. 51, 2020, doi: 10.24076/citec.2019v6i1.243.
V. Sergeev and V. Solodovnikov, “Using an Adapted Zachman Framework for Enterprise Architecture in the Development of an Industry Methodology of Integrated Supply Chain Planning,” Transp. Telecommun. J., vol. 21, no. 3, pp. 203–210, 2020, doi: 10.2478/ttj-2020-0016.
E. Lubis, R. Muninggar, B. H. Iskandar, and J. Haluan, “the Socio-Economic Impacts of Nizam Zachman Oceanique Fishing Port Activities on the Community and Its Surrounding Environment,” Malaysian J. Sci., vol. 39, no. 2, pp. 27–40, 2020, doi: 10.22452/mjs.vol39no2.2.
Sfenrianto, G. Wang, H. Abdul, and F. A. Nurul, “Comparative analysis of e-commerce and social media based trading in Indonesia,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 237, p. 012028, 2017, doi: 10.1088/1757-899X/237/1/012028.
A. H. Setyawan, R. A. Atmaja, G. Wang, and N. Legowo, “Designing effective E-learning system in Kanisius school with Zachman framework,” Int. J. Adv. Trends Comput. Sci. Eng., vol. 9, no. 3, pp. 2619–2624, 2020, doi: 10.30534/ijatcse/2020/19932020.
H. Tannady, J. F. Andry, B. G. Sudarsono, and Y. Krishartanto, “Enterprise architecture using Zachman framework at paint manufacturing company,” Technol. Reports Kansai Univ., vol. 62, no. 4, pp. 1869–1883, 2020.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikel di JOINS (Journal of Information System) menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada JOINS. Karya ini sekaligus dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain membagikan dan mengadaptasi karya dengan mencantumkan kredit yang layak kepada penulis dan publikasi awal di jurnal ini, menyertakan tautan lisensi, serta menyatakan jika ada perubahan.
- Penulis dapat membuat perjanjian tambahan terpisah untuk distribusi nonekslusif versi terbitan karya ini (misalnya mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali terbit di JOINS.
- Penulis menjamin bahwa naskah ini asli, belum pernah dipublikasikan di tempat lain, tidak sedang ditinjau oleh jurnal lain, dan tidak melanggar hak pihak ketiga. Materi dari sumber lain harus dikutip dengan benar, dan izin harus diperoleh jika diperlukan.
- Penulis boleh mengunggah preprint naskah, tetapi wajib memberi tahu editor saat submission agar proses double-blind review dapat ditangani dengan semestinya.


















