Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Industri Kreatif Kabupaten Cilacap (SIKECAP)
DOI:
https://doi.org/10.33633/joins.v6i1.4113Abstrak
Pertumbuhan industri kreatif di Indonesia terus mengalami kenaikan. Industri kreatif diharapkan dapat menjadi sektor strategis yang mampu meningkatkan perekonomian di masa yang akan datang. Kesulitan yang dihadapi oleh industri kreatif terutama di Kabupaten Cilacap adalah pencarian lokasi industri kreatif yang sulit ditemukan. Industri kreatif mengalami kesulitan didalam mengenalkan produk yang dihasilkan. Berdasarkan masalah diatas perlu dibuat sistem informasi geografis yang mampu menunjukkan lokasi industri kreatif dengan akurat serta mampu membantu industri kreatif dalam mengenalkan produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data secara deskriptif serta mengambil dari jurnal penelitian terdahulu. Metode pengembangan sistem yang digunakan menggunakan Rapid Application Development (RAD) yaitu salah satu pengembangan sistem berbasis System Development Life Cycle dengan kelebihan waktu yang lebih cepat. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metode black-box testing. Hasil penelitian ini adalah sistem informasi geografis yang mampu menunjukkan lokasi industri kreatif dengan lebih cepat, serta mampu membantu industri kreatif dalam mengenalkan produk yang dihasilkan.Referensi
Badan Ekonomi Kreatif, “Data Statistik dan Hasil Survei,” 2018.
Z. Abidin and L. A. Permadi, “Strategi Pengembangan Industri Kreatif Sektor Kerajinan Perhiasan Mutiara di Kota Mataram,” J. Magister Manaj. Univ. Mataram, pp. 1–16, 2018.
M. Gustavianto, A. Suprayogi, and A. Wijaya, “Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Sig) Persebaran Usaha Mikro Kecil Menengah (Umkm) Berbasis Web (Studi Kasus : Kota Salatiga),” J. Geod. Undip, vol. 5, no. 1, pp. 49–56, 2016.
J. A. Rozaq et al., “Pengembangan Informasi Klaster Umkm Dan Potensi Wilayah Berbasis Peta Google Pada E-Gov,” pp. 2–7, 2018.
A. S. Prabowo and N. W. Rahadi, “Sistem Informasi Industri Kecil Menengah Berbasis Sentra Menggunakan Metode Rapid Application Development,” Infotekmesin, vol. 11, no. 1, pp. 37–43, 2020.
Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, “Data Industri Kecil Menengah Kabupaten Cilacap,” 2019.
B. A. Matjik and J. F. Andry, “Perancangan Sistem Inventory dengan Metode Rapid Application Development (Studi Kasus PT XYZ),” JOINS (Journal Inf. Syst., vol. 4, no. 2, pp. 140–147, 2019.
S. Kosasi, “Penerapan Rapid Application Development Dalam Sistem Perniagaan Elektronik Furniture,” vol. 2, no. 4, pp. 265–276, 2015.
R. Trimahardhika and E. Sutinah, “Penggunaan Metode Rapid Application Development Dalam Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan,” vol. 4, no. 2, pp. 249–260, 2017.
P. R. S, Pengujian Black box. 2005.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikel di JOINS (Journal of Information System) menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada JOINS. Karya ini sekaligus dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain membagikan dan mengadaptasi karya dengan mencantumkan kredit yang layak kepada penulis dan publikasi awal di jurnal ini, menyertakan tautan lisensi, serta menyatakan jika ada perubahan.
- Penulis dapat membuat perjanjian tambahan terpisah untuk distribusi nonekslusif versi terbitan karya ini (misalnya mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali terbit di JOINS.
- Penulis menjamin bahwa naskah ini asli, belum pernah dipublikasikan di tempat lain, tidak sedang ditinjau oleh jurnal lain, dan tidak melanggar hak pihak ketiga. Materi dari sumber lain harus dikutip dengan benar, dan izin harus diperoleh jika diperlukan.
- Penulis boleh mengunggah preprint naskah, tetapi wajib memberi tahu editor saat submission agar proses double-blind review dapat ditangani dengan semestinya.


















