Perancangan Enterprise Architecture Sistem Informasi dengan Menggunakan Framework TOGAF ADM pada CV. Garam Cemerlang
DOI:
https://doi.org/10.33633/joins.v4i2.3054Abstrak
CV. Garam Cemerlang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis garam. Meskipun perusahaan ini sangat baik di bidang pembuatan garam, perusahaan ini hanya didukung oleh sistem keuangan yaitu menggunakan aplikasi krieshand untuk mengelola laporan keuangan. Aktivitas proses bisnis yang ada di perusahaan dilakukan secara manual dan hanya menggunakan Microsoft Office sebagai aplikasi untuk pencatatan data. Sehingga aktivitas terkait dengan pengadaan bahan baku, produksi, dan penjualan garam belum efisien dan mengakibatkan perusahaan mengalami keterlambatan dalam mengelola data. Tujuan penelitian ini adalah membuat perancangan enterprise architecture sistem informasi pengadaan bahan baku, produksi dan penjualan menggunakan TOGAF dengan metode ADM (Architecture Development Method) yang terdiri dari fase Preliminary, fase Requirement Management, fase Architecture Vision, fase Business Architecture, fase Information System Architecture, fase Technology Architecture, fase Opportunities and Solution, fase Migration Planning, dan fase Implementation Governance. Perencanaan enterprise architecture ini menghasilkan blueprint arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi, arsitektur teknologi, analisis gap pada setiap arsitektur, serta roadmap implementasi sistem informasi pada CV. Garam Cemerlang. Kata kunci— Enterprise Architecture, TOGAF, Architecture Development Method, Sistem InformasiReferensi
R. Pujoko, "Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Direktorat Jendral, Mineral, Batubara dan Panas Bumi," Thesis Sekolah Pascasarjana Jurusan Teknologi Informasi, 2009.
D. Minoli, Enterprise Architecture A to Z: Frameworks, Business Process Modeling, SOA and Infrastructure Technology, Taylor & Francis Group, 2008.
T. O. Group, TOGAF Version 9, UK: Van Haren Publishing, 2009.
P. Rapiyadi, "Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Direktorat Jendral, Mineral, Batubara dan Panas Bumi," Thesis Sekolah Pascasarjana Jurusan Teknologi Informasi, Universitas Indonesia, 2009.
P. Rapiyadi, "Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Direktorat Jendral, Mineral, Batubara dan Panas Bumi," Thesis Sekolah Pascasarjana Jurusan Teknologi Informasi, Universitas Indonesia, p. 2, 2009.
D. Minoli, Enterprise Architecture A to Z: Frameworks, Business Process Modeling, SOA and Infrastructure Technology, U.S: Taylor & Francis Group, 2008.
Rijo , Architectur proof of concept in an Portuguese.
Olsen, D. H. & Trelsgard, K. Enterprise Architecture adoption challenges : An exploratory case study of the Norwegian higher education sector, 2016
A.Bakar, N.A., H., & Kama, N. , Assessment of Enterprise Architecture implementation Capability and Priority in Public Sector Agency. 2016
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan artikel di JOINS (Journal of Information System) menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada JOINS. Karya ini sekaligus dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain membagikan dan mengadaptasi karya dengan mencantumkan kredit yang layak kepada penulis dan publikasi awal di jurnal ini, menyertakan tautan lisensi, serta menyatakan jika ada perubahan.
- Penulis dapat membuat perjanjian tambahan terpisah untuk distribusi nonekslusif versi terbitan karya ini (misalnya mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali terbit di JOINS.
- Penulis menjamin bahwa naskah ini asli, belum pernah dipublikasikan di tempat lain, tidak sedang ditinjau oleh jurnal lain, dan tidak melanggar hak pihak ketiga. Materi dari sumber lain harus dikutip dengan benar, dan izin harus diperoleh jika diperlukan.
- Penulis boleh mengunggah preprint naskah, tetapi wajib memberi tahu editor saat submission agar proses double-blind review dapat ditangani dengan semestinya.


















