Teknik Resampling untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Kelas pada Klasifikasi Penyakit Diabetes Menggunakan C4.5, Random Forest, dan SVM

Wahyu Nugraha, Raja Sabaruddin

Abstract


Penderita diabetes di seluruh dunia terus mengalami peningkatan dengan angka kematian sebesar 4,6 juta pada tahun 2011 dan diperkirakan akan terus meningkat secara global menjadi 552 juta pada tahun 2030. Pencegahan Penyakit diabetes mungkin dapat dilakukan secara efektif dengan cara mendeteksinya sejak dini. Data mining dan machine learning terus dikembangkan agar menjadi alat yang handal dalam membangun model komputasi untuk mengidentifikasi penyakit diabetes pada tahap awal. Namun, masalah yang sering dihadapi dalam menganalisis penyakit diabetes ialah masalah ketidakseimbangan class. Kelas yang tidak seimbang membuat model pembelajaran akan sulit melakukan prediksi karena model pembelajaran didominasi oleh instance kelas mayoritas sehingga mengabaikan prediksi kelas minoritas. Pada penelitian ini kami mencoba menganalisa dan mencoba mengatasi masalah ketidakseimbangan kelas dengan menggunakan pendekatan level data yaitu teknik resampling data. Eksperimen ini menggunakan R language dengan library ROSE (version 0.0-4). Dataset Pima Indians dipilih pada penelitian ini karena merupakan salah satu dataset yang mengalami ketidakseimbangan kelas. Model pengklasifikasian pada penelitian ini menggunakan algoritma decision tree C4.5, RF (Random Forest), dan SVM (Support Vector Machines). Dari hasil eksperimen yang dilakukan model klasifikasi SVM dengan teknik resampling yang menggabungkan over dan under-sampling menjadi model yang memiliki performa terbaik dengan nilai AUC (Area Under Curve) sebesar 0.80

Keywords


Resampling; Ketidakseimbangan Kelas; Klasifikasi; Area Under Curve (AUC)

Full Text:

PDF

References


Y. Hayashi and S. Yukita, “Rule extraction using Recursive-Rule extraction algorithm with J48graft combined with sampling selection techniques for the diagnosis of type 2 diabetes mellitus in the Pima Indian dataset,” Informatics Med. Unlocked, vol. 2, pp. 92–104, 2016, doi: 10.1016/j.imu.2016.02.001.

B. P. Manoj Kumar, S. R. Perumal, and N. R. K, “Type 2: Diabetes mellitus prediction using Deep Neural Networks classifier,” Int. J. Cogn. Comput. Eng., vol. 1, pp. 55–61, 2020, doi: 10.1016/j.ijcce.2020.10.002.

J. J. Khanam and S. Y. Foo, “A comparison of machine learning algorithms for diabetes prediction,” ICT Express, no. xxxx, 2021, doi: 10.1016/j.icte.2021.02.004.

S. A. Kaveeshwar and J. Cornwall, “The current state of diabetes mellitus in India,” Australas. Med. J., vol. 7, no. 1, pp. 45–48, 2014, doi: 10.4066/AMJ.2014.1979.

G. Swapna, R. Vinayakumar, and K. P. Soman, “Diabetes detection using deep learning algorithms,” ICT Express, vol. 4, no. 4, pp. 243–246, 2018, doi: 10.1016/j.icte.2018.10.005.

N. Chawla, K. Bowyer, L. Hall, and W. Kegelmeyer, “SMOTE: synthetic minority over-sampling technique?,” J. Artif. Intell. Res., vol. 16, pp. 321–357, 2002, doi: 10.1613/jair.953.

H. Hairani, K. E. Saputro, and S. Fadli, “K-means-SMOTE for handling class imbalance in the classification of diabetes with C4.5, SVM, and naive Bayes,” J. Teknol. dan Sist. Komput., vol. 8, no. 2, pp. 89–93, 2020, doi: 10.14710/jtsiskom.8.2.2020.89-93.

W. Nugraha, M. S. Maulana, and A. Sasongko, “Clustering Based Undersampling for Handling Class Imbalance in C4.5 Classification Algorithm,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1641, no. 1, pp. 1–6, 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1641/1/012014.

C. Beyan and R. Fisher, “Classifying imbalanced data sets using similarity based hierarchical decomposition,” Pattern Recognit., vol. 48, no. 5, pp. 1653–1672, 2015, doi: 10.1016/j.patcog.2014.10.032.

W. C. Lin, C. F. Tsai, Y. H. Hu, and J. S. Jhang, “Clustering-based undersampling in class-imbalanced data,” Inf. Sci. (Ny)., vol. 409–410, pp. 17–26, 2017, doi: 10.1016/j.ins.2017.05.008.

M. M. Rahman and D. N. Davis, “Cluster Based Under-Sampling for Unbalanced Cardiovascular Data,” Proc. World Congr. Eng. 2013, vol. 3, pp. 1–6, 2013.

F. Gorunescu, Data mining: concepts and techniques. Berlin, 2011.

C. Vercellis, Business Intelligence : Data Mining and Optimization for Decision Making. John Wiley & Sons, Ltd, 2009.

H. He and E. A. Garcia, “Learning from Imbalanced Data,” IEEE Trans. Knowl. Data Eng., vol. 21, no. 9, pp. 1263–1284, 2019, doi: 10.1109/TKDE.2008.239.

R. S. Wahono, N. S. Herman, and S. Ahmad, “A Comparison Framework of Classification Models for Software Defect Prediction,” vol. 20, no. 10, pp. 1945–1950, 2014, doi: 10.1166/asl.2014.5640.

I. H. Witten, E. Frank, and M. A. Hall, Data Mining Third Edition. Elsevier Inc, 2011.

S. Lessmann, B. Baesens, C. Mues, and S. Pietsch, “Benchmarking classification models for software defect prediction: A proposed framework and novel findings,” IEEE Trans. Softw. Eng., vol. 34, no. 4, pp. 485–496, 2008, doi: 10.1109/TSE.2008.35.

M. Kuhn, “Building Predictive Models in R Using the caret Package,” J. Stat. Softw., vol. 28, no. 5, pp. 1–26, 2008, [Online]. Available: http://www.jstatsoft.org/v28/i05/paper.

B. Chen, S. Xia, Z. Chen, B. Wang, and G. Wang, “RSMOTE: A self-adaptive robust SMOTE for imbalanced problems with label noise,” Inf. Sci. (Ny)., vol. 553, pp. 397–428, 2021, doi: 10.1016/j.ins.2020.10.013.




DOI: https://doi.org/10.33633/tc.v20i3.4762

Article Metrics

Abstract view : 94 times
PDF - 55 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Diterbitkan Oleh :

 

Jurnal Techno.Com terindex di :

  

 

Jurnal Teknologi Informasi Techno.Com (p-ISSN : 1412-2693e-ISSN : 2356-2579) diterbitkan oleh LPPM Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.