Realtime Pencegahan Serangan Brute Force dan DDOS Pada Ubuntu Server

- Syaifuddin, Diah Risqiwati, Eko Ari Irawan

Abstract


Dalam era globalisasi ini perkembangan internet semakin cepat dalam penggunaan internet semakin banyak dan  informasi, data yang sangat penting sangat perlu di jaga,disisi lain terdapat banyak resiko terhadap keamanan dalam sistem jaringan terutama web server,sementara asset yang ada dalam informasi tersebut perlu dilindungi karena banyak cara yang dilakukan oleh seorang hacker untuk mendpatkan informasi atau data yang penting karena semakin terbuka dalam pengetahuan hacking dan cracking, sehingga banyak beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba untuk mencuri atau mengambil informasi,dengan di dukung  banyaknya tools yang free,sehingga mempermudah para hacker dan attacker mencoba untuk melakukan aksi penyusupan maupun serangan.salah satu serangan ddos. Seorang administrator membutuhkan sistem yang bisa membantu kinerjanya. Sebuah sistem yang bisa membantu administrator jika sedang tidak berada dalm kondisi di tempat, sebuah sistem yang dapat memberikan hasil laporan atau report secara realtime  apa yang terjadi pada sistem apakah itu sebuah serangan atau penyusupan yang nantinya akan mempermudah kinerja seorang administrator dan bisa bertindak lebih jauh untuk mencegah terjadinya serangan di kemudian hari dan agar tidak terjadi  upaya serangan atau penyusupan lagi.

Dalam era globalisasi ini perkembangan internet semakin cepat dalam penggunaan internet semakin banyak dan  informasi, data yang sangat penting sangat perlu di jaga,disisi lain terdapat banyak resiko terhadap keamanan dalam sistem jaringan terutama web server,sementara asset yang ada dalam informasi tersebut perlu dilindungi karena banyak cara yang dilakukan oleh seorang hacker untuk mendpatkan informasi atau data yang penting karena semakin terbuka dalam pengetahuan hacking dan cracking, sehingga banyak beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba untuk mencuri atau mengambil informasi,dengan di dukung  banyaknya tools yang free,sehingga mempermudah para hacker dan attacker mencoba untuk melakukan aksi penyusupan maupun serangan.salah satu serangan ddos. Seorang administrator membutuhkan sistem yang bisa membantu kinerjanya. Sebuah sistem yang bisa membantu administrator jika sedang tidak berada dalm kondisi di tempat, sebuah sistem yang dapat memberikan hasil laporan atau report secara realtime  apa yang terjadi pada sistem apakah itu sebuah serangan atau penyusupan yang nantinya akan mempermudah kinerja seorang administrator dan bisa bertindak lebih jauh untuk mencegah terjadinya serangan di kemudian hari dan agar tidak terjadi  upaya serangan atau penyusupan lagi.


Keywords


Bruteforce, DDOS, fail2ban, fail2sql

Full Text:

PDF

References


K. J.M, “Guide To Computer Security Third Edition,” Chattanooga: Springer, 2014.

H. S. Pratita, “Analisa Brute Force Attack menggunakan Scanning Aplikasi pada HTTP Attack,” 2016.

C. P. Pfleeger, “Security In Computing,” 5th editio., New York: Prentice Hall, 2015.

Wikipedia, “Admin An Introduction.” [Online]. Available: http://www.fail2ban.org/wiki/index.php/ Main_Page. [Accessed: 20-Mar-2018].

E. Justin, “How Fail2ban Works to Protect Services on Linux Server,” 2014. [Online]. Available: https://www.digitalocean.com/community/ tutorials/how-fail2ban-works-to-protectservices-on-a-linux-server. [Accessed: 20-Mar-2018].

Suroso. “Membangun Sistem Kemanan Komputer Untuk Menghadapi Serangan Brute force Dengan Fail2ban .” Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK) 2015. http://www.slackerbox.com/node/552. [Accessed: 20-Mar-2018].

Pleeger and J. Margulies. Security in Computing. Fifth Edition. New York: Pearson Education Inc. 2015


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Jurnal Techno.Com terindex di :

 

Jurnal Teknologi Informasi Techno.Com (p-ISSN : 1412-2693e-ISSN : 2356-2579) diterbitkan oleh IndoCEISS dan LPPM Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.