PENERAPAN TEKNIK DECONSTRUCTION PADA KOLAK PISANG TRADISIONAL SEBAGAI INOVASI DESSERT FUSION

Authors

  • Muhammad Agung Ferdiansyah AMPTA Yogyakarta Tourism Colloge
  • Budi Hermawan AMPTA Yogyakarta Tourism Colloge
  • Sahlit Sugesti AMPTA Yogyakarta Tourism Colloge
  • Slamet Supriyanto AMPTA Yogyakarta Tourism Colloge

Abstract

Kolak pisang merupakan salah satu hidangan penutup tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa khas dari perpaduan pisang, santan, gula merah, dan bahan pelengkap lainnya. Meskipun memiliki nilai budaya yang tinggi, penyajian kolak pisang umumnya masih dilakukan secara konvensional sehingga kurang menarik bagi konsumen modern, khususnya dalam konteks gastronomi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik deconstruction pada kolak pisang tradisional sebagai upaya inovasi dalam pengembangan dessert fusion yang tetap mempertahankan karakter rasa asli namun disajikan dengan pendekatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuliner melalui proses modifikasi komponen utama kolak pisang, seperti pisang, santan, dan gula merah, yang diolah kembali menjadi elemen-elemen dessert dengan tekstur dan bentuk yang berbeda. Teknik deconstruction diterapkan dengan memisahkan elemen utama hidangan kemudian menyusunnya kembali dalam bentuk plating modern dengan memperhatikan keseimbangan rasa, tekstur, warna, dan estetika penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik deconstruction mampu menghadirkan inovasi penyajian kolak pisang yang lebih menarik secara visual tanpa menghilangkan identitas rasa tradisionalnya. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai estetika kuliner, tetapi juga berpotensi memperluas daya tarik kuliner tradisional dalam konteks modern gastronomy dan pengembangan dessert berbasis kearifan lokal.

Downloads

Published

2026-06-17

Issue

Section

Articles