Efektivitas Influencer Lokal dalam Strategi Promosi Pariwisata Digital di Kota Surakarta

Authors

  • Jahid Syaifullah Universitas Surakarta, Indonesia
  • Jiratallah Arram Dhani Universitas Surakarta, Indonesia
  • Ali Arif Setiawan Universitas Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33633/ja.v9i2.16032

Abstract

enelitian ini mengkaji efektivitas influencer lokal sebagai agen promosi pariwisata digital di Kota Surakarta menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan desain convergent parallel. Penetrasi internet di Pulau Jawa yang mencapai 84,69%, tertinggi di antara seluruh wilayah Indonesia (APJII, 2025), turut mendorong tingginya keterhubungan digital di kawasan Solo Raya wilayah aglomerasi perkotaan berpenduduk sekitar 6,8 juta jiwa yang mencakup Kota Surakarta dan enam kabupaten penyangganya (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten) sehingga membuka peluang strategis bagi pelaku industri pariwisata untuk memanfaatkan influencer lokal sebagai alternatif promosi yang autentik dan berbasis kearifan budaya Jawa. Fase kuantitatif menggunakan survei terhadap 267 responden yang dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4 dan IBM SPSS Statistics 26, sementara fase kualitatif menggali perspektif 18 informan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Landasan teoretis mengintegrasikan Elaboration Likelihood Model (ELM), Parasocial Interaction Theory, dan Theory of Planned Behavior (TPB). Hasil SEM-PLS menunjukkan bahwa kredibilitas influencer lokal (β = 0,312; f² = 0,142; p < 0,001) dan kualitas konten digital berbasis budaya (β = 0,287; f² = 0,118; p < 0,001) merupakan prediktor terkuat minat kunjungan (R² = 0,637; Q² = 0,401). Parasocial Interaction terbukti memediasi secara parsial hubungan kredibilitas dan minat kunjungan (β = 0,076; p = 0,002). Temuan kualitatif mengonfirmasi bahwa micro-influencer lokal (10.000–50.000 pengikut) lebih efektif dibandingkan macro-influencer dalam membangun kepercayaan audiens berbasis kedekatan kultural. Triangulasi melalui matriks joint display menghasilkan model kolaborasi influencer–pengelola destinasi yang dapat dijadikan rujukan kebijakan promosi pariwisata digital di Kota Surakarta dan kawasan Solo Raya.

Author Biographies

Jiratallah Arram Dhani, Universitas Surakarta, Indonesia

Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Ali Arif Setiawan, Universitas Surakarta, Indonesia

Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Downloads

Published

2026-08-11