Strategi Personal Branding Lilis Nuryani Dalam Membangun Citra Politik Di Instagram Pada Pilkada Kebumen 2024
DOI:
https://doi.org/10.33633/ja.v9i1.15803Abstract
Perubahan demokrasi keterwakilan ke demokrasi langsung telah merubah secara fundamental bagaimana kandidat atau aktor politik berkomunikasi dengan pemilih. Menguatnya personalisasi politik sebagai konsekuensi demokrasi langsung yang ditandai dengan kecenderungan pemilih berdasarkan preferensi figur daripada partai, menyebabkan para kandidat berlomba-lomba meraih simpati pemilih dengan membentuk citra dan menaikkan popularitas. Di era media sosial, personal branding menjadi strategi penting bagi para politisi untuk meningkatkan citra publik mereka di tengah ketatnya persaingan dan semakin selektifnya publik dalam memilih kandidat. Penelitian ini mengkaji strategi personal branding yang dilakukan oleh Bupati Kebumen terpilih, Lilis Nuryani selama masa kampanye Pilkada 2024 di Instagram. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menunjukkan bahwa Lilis Nuryani cukup berhasil dalam membentuk citra politiknya di Instagram melalui strategi personal branding Circle-P; kompetensi (competency), konektivitas (connectivity), kreativitas (creativity), kontribusi (contribution), dan kepatuhan (compliance). Strategi personal branding dengan pesan yang konsisten dan beresonansi dengan pemilih terbukti mampu meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas. Penelitian ini memiliki keterbatasan dikarenakan analisis hanya dilakukan berdasarkan unggahan konten yang diposting di instagram. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggabungkan teknik pengumpulan data yang lebih kompleks seperti wawancara mendalam dengan tim kampanye Lilis dan juga tim media sosialnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam mengenai strategi personal branding Lilis di media sosial. Kata kunci: Citra Politik; Instagram; Media Sosial, Personal Branding; PilkadaDownloads
Published
2026-04-27
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















