Strategi Kampanye dan Branding Politik Agustina Wilujeng Pramestuti Melalui Instagram dalam Meraih Suara Gen Z Kota Semarang pada Pemilihan Walikota

Authors

  • Mazaya Chika Savitri Universitas Diponegoro
  • Nurul Hasfi Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.33633/ja.v9i1.15581

Abstract

Beberapa kepala daerah membangun branding politik melalui media sosial sebagai salah satu strategi kampanye. Salah satunya dilakukan oleh Agustina Wilujeng Pramestuti sebagai calon walikota Semarang. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahu bagaimana branding politik Agustina Wilujeng Pramestuti melalui akun Instagramnya @agustinawilujengp untuk meraih suara Gen Z di kota Semarang dalam pilkada. Selain itu, mendeskripsikan strategi kampanye yang diterapkannya untuk Gen Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai metode penelitian dan menerapkan teori strategi kampanye dari Hafied Cangara dalam lima tahapan serta konsep model marketing politik dengan empat langkah dari Mahfudhi & Khamdiyah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti menggunakan wawancara dengan pemilih muda Gen Z, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan jika strategi kampanye yang dilakukan oleh Agustina Wilujeng Pramesti diterapkan dalam lima langkah yaitu, menentukan komunikator sebagai penyampai pesan, menetapkan target audiens, membuat dan menyampaikan pesan kampanye, menentukan media saluran pesan, dan produksi media yang mudah diakses oleh audiens. Selain itu, branding politik yangdigunakan melalui akun Instagram menerapkan model marketing politik yaitu kebijakan, figur, partai dan presentasi diri. Dengan mengimplementasikan teori dan konsep model di atas, disimpulkan jika subyek penelitian Agustina Wilujeng Pramestuti berhasil mendapatkan suara dari Gen Z di kota Semarang. Kata Kunci: Agustina Wilujeng Pramestuti; Branding Politik; Gen Z; Instagram; Strategi Kampanye

Downloads

Published

2026-04-28