Stereotip Penyandang Disabilitas Dalam Pemberitaan Media Online Suaramerdeka.Com
DOI:
https://doi.org/10.33633/ja.v9i2.15058Abstract
Penelitian ini mengkaji stereotip penyandang disabilitas dalam pemberitaan media online lokal melalui studi pada Suaramerdeka.com. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana stereotip terhadap penyandang disabilitas diproduksi dan direproduksi dalam pemberitaan media online. Penelitian menggunakan paradigma kritis dengan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Corpus penelitian terdiri atas empat berita yang dipublikasikan pada periode Desember 2023 hingga Januari 2024. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara mendalam dengan Redaktur Pelaksana Suaramerdeka.com pada Februari 2024, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan Suaramerdeka.com mereproduksi tiga bentuk stereotip dominan, yaitu stereotip subordinasi, dikotomi normal dan tidak normal, serta sentimentalisme berlebihan. Kelompok disabilitas lebih sering diposisikan sebagai objek emosional dibanding subjek yang memiliki suara dan perspektif sendiri. Reproduksi stereotip tersebut tidak hanya terjadi pada level teks berita, tetapi dipengaruhi oleh logika media online yang mengutamakan nilai emosional dan daya tarik konsumsi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan mengintegrasikan Analisis Wacana Kritis Fairclough, teori strukturasi media, dan konsep hegemoni media untuk mengkaji representasi kelompok minoritas di media online lokal Indonesia.Downloads
Published
2026-08-11
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















