Pronomina Persona Omae pada Komik One Piece Volume 17 Karya Eichiro Oda

Sharnetta Florenzia Godjali

Abstract


 This research disccusses about the use of personal pronoun omae on comic One Piece Volume 17. The purpose of this research is to analyse how using second person pronoun omae. In the concept uchi-soto which applied by the speakers for the interlocutors. The data of this research were analyzed by using uchi-soto concept proposed by Nakane Chie and Hirabayashi-Hama. It also discusses the factors of using polite language. The result of the data analysis show that omae is used in formal and informal context. It also used by the speakers to speak with various kind of interlocutors : close friends, outsiders, or enemies. It also used by both female and male.

 

Keyword : Second Person Pronouns, uchi-soto, omae, speaker, listener


Full Text:

PDF

References


Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Davies, Roger J dan Osamu Ikeno. (2002). The Japanese Mind. Boston: Tuttle Publishing

Edizal. 2013. Kamus Jepang-Indonesia. Padang : Penerbit Kayupasak.

Drohan, Francis G. (1992). A Handbook Japanese Usage. Australia : Turtle Pub http://dictionary.goo.ne.jp/

http://donididon88.blogspot.com/2012/03/kata-ganti-orang-pronomina.html

Hirabayashi, Yoshisuke. Hama, Yumiko. 1988. Japanese For Foreigners: Honorifics. Tokyo: Kabushiki Kaisha.

Iori, Isao. Takanashi, Shino. Nakanishi, Kumiko. Yamada, Toshihiro. (2000). Nihon Bunpou Handobukku. Japan: 3A Corporation.

Indriani, Irine. (2011). Penggunaan Pronomina Persona Kedua Tunggal dalam komik GTO (Great Teacher Onizuka) 1 karya Fujisawa Tooru. Skripsi. Semarang: Universitas Dian Nuswantoro.

Izarina, Nindiya Ayu. (2012). Konsep uchi-soto dalam interaksi sosial orang Jepang di Surabaya: studi kasus pada orang Jepang yang bekerja di Universitas Airlangga. Japanology, Vol. 1, Surabaya : Universitas Airlangga.

Kenji, Matsuura. (1994). Kamus Bahasa Jepang-Indonesia. Kyoto: Kyoto Sangyo University Press.

Kikou Nomoto. (1988). Kamus Pemakaian Bahasa Jepang Dasar Edisi Bahasa Indonesia

Nababan, P.W.J. (1984). Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Gramedia.

Nakane Chie. (1970). Masyarakat Jepang. Jakarta: Sinar Harapan.

Oda Eiichiro. (2001). Shounen Jump. One Piece Volume 17. Jepang: Shueisha.

Rosita, Kusumastuti, Ajeng. (2008). Analisis Penggunaan Pronomina Persona Pertama dalam Cerpen Paruk Mura no Odoriko. Skripsi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Saifudin, A. (2005). Faktor Sosial Budaya dan Kesopanan Orang Jepang dalam Pengungkapan Orei no kotoba. Laporan Penelitian Universitas Dian Nuswantoro.

Saifudin, A. (2006). Sapaan Untuk Orang Pertama dan Orang Kedua dalam Bahasa Jepang. Majalah Ilmiah Dian, Vol. 5 (3), 12-19 .

Saifudin, A. (2007). Ekspresi 'Diri' dalam Bahasa Jepang. Lite: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3 (1), 1–10.

Saifudin, A., Aryanto, B., Budi, IS. (2008). Analisis Fungsi Pragmatik Tindak Tutur Pertanyaan dalam Percakapan Bahasa Jepang antara Wisatawan Jepang dan Pemandu Wisata Indonesia di Candi Borobudur. Lite: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 4 (1), 8–15.

Shanada Shinji. (1992). Kaisha Gengogaku. Tokyo. Oufuu.

Soerjono, Soekanto. (1990). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Rajawali.

Sudjianto. 2001. Pengantar Linguistic Bahasa Jepang. Jakarta : Kesaint Blanc.

Sutedi, Dedi. 2004. Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung : Humaniora.




DOI: https://doi.org/10.33633/jr.v2i1.3443

Article Metrics

Abstract view : 78 times
PDF - 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Sharnetta Florenzia Godjali

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2655-4836


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexing and Archiving: