Pengambilan Data Pasien Stroke Menggunakan Sinyal EEG Sebagai Informasi Pengambilan Keputusan Melakukan Tindak Lanjut Rehabilitasi

MY Teguh Sulistyono

Abstract


Stoke merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah dengan urutan ke dua penyebab kematian di dunia sebanyak 45% penduduk dunia meninggal akhibat stroke setiap tahunnya, bahkan di Indonesia sekitar 7% penduduk setiap tahunnya terkena stroke. Stroke dapat juga menyebabkan cacat permanen, depresi, demensia dan stress jika tidak ditangani dengan benar, karena ketidaktahuan orang mengenai stroke dan penanganannya. Dalam penanganan terhadap penyakit stroke harus mengetahui tanda-tanda yang perlu diketahui sebelum bisa memutuskan bahwa gejala tersebut merupakan penyakit stroke atau bukan. Selain melihat tanda-tanda juga perlu memeriksa tensi dan dan selalu memriksakan kondisi tubuh dengan check up rutin agar penyakit stroke dapat diminimalisir.

Yang menjadi masalah dalam penanganan stroke adalah pada saat pasca terkena stroke akan melakukan rehabilitasi medis untuk mengembalikan fungsi motorik pasien.  Dalam prakteknya tenaga medis sulit melakukan penilaian pengukuran yang akurat terhadap progress proses rehabilitasi pasien pasca terkena stroke. Hal ini terjadi karena tenaga medis dalam melakukan proses rehabilitasi masih menggunakan pencatatan progres secara konfensional.

Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian pengambilan data pasien pasca terkena stroke menggunakan sinyal Electroencephalograph (EEG) sebagai informasi pengambilan keputusan dalam melakukan tindakan lanjut dalam rehabilitasi medis menggunakan  tahapan yaitu Persiapan, Studi Literature, Pemilihan Partisipan, Eksplorasi Alat, Pemilihan Gerakan, Pengambilan Data.

Hasil akhir yang didapat sebagai output dalam penelitian pengambilan data pasien pasca terkena stroke menggunakan sinyal Electroencephalograph (EEG) sebagai informasi pengambilan keputusan dalam melakukan tindakan lanjut dalam rehabilitasi medis adalah berupa data yang telah terekan dalam bentuk raw data yang nantinya akan diolah lanjut untuk diproses sebagai media dalam penentuan penanganan rehabilitasi medis pasien stroke.

Kata Kunci : Stroke, Rehabilitasi Medis, EEG, Pengukiran, Penilaian


Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI, “Stroke Dont Be The One.” Pusat Data Informasi Kementrian Kesehatan RI, Jakarta Indonesia, p. 10, 2018.

K. K. RI, Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta, Indonesia, 2014.

W. K. Hass, “A journal of cerebral circulation,” Stroke, vol. 8, no. 3, pp. 299–301, 1977.

S.-C. Park, J.-N. Ryu, J.-M. Park, B.-D. Seo, I.-T. Ryu, and Y.-J. Cha, “Effects of Cross Training with Bilateral Ankle Dorsiflexor Strengthening Exercise on the Muscle Activity of the Paralytic Tibialis Anterior, Balancing Ability, and Gait Function in Patients with Chronic Stroke: A Preliminary Randomized, Controlled Study,” J. Korean Soc. Phys. Med., vol. 14, no. 4, pp. 63–70, 2019.

H. Shibasaki et al., “Both primary motor cortex and supplementary motor area play an important role in complex finger movement,” Brain, vol. 116, no. 6, pp. 1387–1398, 1993.

H. Setiawan, W. R. Islamiyah, A. D. Wibawa, and M. H. Purnomo, “Identifying EEG Parameters to Monitor Stroke Rehabilitation using Individual Analysis,” Proc. - 2019 Int. Semin. Intell. Technol. Its Appl. ISITIA 2019, pp. 337–342, 2019.

J. Frey, “Comparison of an open-hardware electroencephalography amplifier with medical grade device in brain-computer interface applications,” PhyCS 2016 - Proc. 3rd Int. Conf. Physiol. Comput. Syst., no. August, pp. 105–114, 2016.

M. Teplan, “Fundamentals of EEG measurement,” Meas. Sci. Rev., vol. 2, no. 2, pp. 1–11, 2002.




DOI: https://doi.org/10.33633/joins.v6i1.4474

Article Metrics

Abstract view : 117 times
PDF - 165 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

  

JOINS (Journal Of Information System) licensed by Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License