Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Survei Faktor-Faktor Risiko Kejadian Obesitas Pada Remaja; Studi Di Kota Semarang

Authors

  • Salsabila Athaya Syifa Malpa Faculty of Health Science Universitas Dian Nuswantoro
  • Tiara Fani Faculty of Health Science Universitas Dian Nuswantoro

DOI:

https://doi.org/10.60074/hs.v2i2.17531

Keywords:

Validitas, Realibilitas, Instrumen, Obesitas, Remaja

Abstract

Angka kejadian obesitas pada kelompok remaja terus merangkak naik dan dipicu oleh banyak faktor sekaligus, sehingga dibutuhkan alat ukur survei yang teruji ketepatan dan konsistensinya agar faktor risiko tersebut dapat tergambar secara akurat. Artikel ini menyajikan hasil pengujian validitas dan reliabilitas instrumen survei faktor risiko obesitas pada siswa SMP di Kota Semarang, mencakup delapan aspek: pengetahuan, pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, perilaku sedentari, kondisi kesehatan umum, riwayat keluarga, dan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Tahap uji coba melibatkan 30 siswa SMP Maria Goretti di luar sampel penelitian utama. Ketepatan (validitas) diuji melalui korelasi Pearson (r tabel n=30, α=0,05 = 0,361), sementara konsistensi (reliabilitas) diuji dengan Cronbach's Alpha (batas ambang ≥0,60); seluruh perhitungan diolah menggunakan JASP. Dari 53 item yang diujicobakan, 34 item (64,2%) terbukti valid; kuesioner Aktivitas Fisik, Perilaku Sedentari, dan Riwayat Keluarga Obesitas seluruh itemnya valid, sementara kuesioner Pengetahuan dan Kualitas Tidur paling banyak kehilangan item (berturut-turut 50% dan 46%). Pada uji reliabilitas, hanya 2 dari 7 instrumen memenuhi kriteria, yakni Aktivitas Fisik (α=0,600) dan Kondisi Kesehatan Umum (α=0,755); lima instrumen lain tidak reliabel, bahkan Sosial Ekonomi menunjukkan nilai alpha negatif (α=-0,671). Ketimpangan hasil validitas dan reliabilitas antar instrumen ini membuktikan bahwa tahap evaluasi psikometrik tidak boleh dilewati sebelum survei utama dijalankan, sebab instrumen yang belum teruji konsisten berpotensi menutupi pola hubungan yang sesungguhnya sehingga wajib direvisi dan diuji ulang terlebih dahulu.

References

Ali, R. and Nuryani (2018) 'Sosial ekonomi, konsumsi fast food dan riwayat obesitas sebagai faktor risiko obesitas remaja', Media Gizi Indonesia, 13(2), pp. 123-132.

Babel, Y. (2023) 'Dinkes Kota Semarang: hingga Februari obesitas pada anak capai 148 anak', Halo Semarang.

Blum, H.L. (1974) Planning for Health: Development and Application of Social Change Theory. New York: Human Sciences Press.

Buysse, D.J., Reynolds, C.F., Monk, T.H., Berman, S.R. and Kupfer, D.J. (1989) 'The Pittsburgh Sleep Quality Index: a new instrument for psychiatric practice and research', Psychiatry Research, 28(2), pp. 193-213.

Emilia, F.W., Noor, M.S., Ringoringo, H.P., Suhartono, E. and Herawati, H. (2025) 'Literature review: risk factors for obesity in adolescents', Indonesian Journal of Global Health Research, 8(1), pp. 307-314.

Faisal, N., Alwi, M.K. and Septiyanti (2025) 'Hubungan konsumsi fast food dan kualitas tidur terhadap kejadian obesitas di SMP Anak Indonesia Kota Makassar', Window of Public Health Journal, 6(1), pp. 10-18.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (2023) Obesitas pada Anak. Jakarta: IDAI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Factsheet Epidemi Obesitas. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019) Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

NCD Risk Factor Collaboration (NCD-RisC) (2024) 'Worldwide trends in underweight and obesity from 1990 to 2022: a pooled analysis of 3663 population-representative studies', The Lancet, 403(10431), pp. 1027-1050.

Notoatmodjo, S. (2018) Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugraha, F., Relaksana, R. and Siregar, A.Y.M. (2020) 'Determinan sosial ekonomi terhadap berat badan lebih dan obesitas di Indonesia: analisis data IFLS 2014', Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 5(2), pp. 17-28. doi: 10.7454/eki.v5i2.4124.

Nutbeam, D., Harris, E. and Wise, M. (2022) Theory in a Nutshell: A Practical Guide to Health Promotion Theories. 4th edn. Sydney: McGraw Hill Education.

Rahmalia, A., Kusumawati, E. and Azizah, N. (2023) 'Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kegemukan pada remaja di SMP Sariputra, Kota Jambi', Journal of Health Management, Administration and Public Health Policies (HealthMAPs), 4(2), pp. 45-54.

Sianipar, H.R.P., Kasie, J.N. and Wicaksono, Y.S. (2023) 'Pediatric nutritional assessment', Archives of Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition, 2(4), pp. 36-46.

Simpatik, R.H., Purwaningtyas, D.R. and Dhanny, D.R. (2023) 'Hubungan kualitas tidur, tingkat stres, dan konsumsi junk food dengan gizi lebih pada remaja As-Syafi'iyah 02 Jatiwaringin', Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), pp. 46-55.

Telisa, I., Hartati, Y. and Haripamilu, A.D. (2020) 'Faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja SMA', Faletehan Health Journal, 7(3), pp. 124-131.

UNICEF (2025) Feeding Profit: How Food Environments are Failing Children. New York: UNICEF.

UNICEF Indonesia (2024) Analisis Lanskap Kelebihan Berat Badan dan Obesitas di Indonesia: Ringkasan Temuan Kunci. Jakarta: UNICEF.

Wijianto, W., Candriasih, P., Sukmawati, Nurarifah and Hafid, F. (2023) 'Hubungan pengetahuan dan perilaku risiko obesitas terhadap kejadian obesitas remaja pada masa pandemi Covid-19', Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi, 4(1), pp. 26-33.

World Health Organization (2024) Adolescent Health. Geneva: WHO.

World Health Organization (2024) Obesity and Overweight. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Malpa, S. A. S., & Fani, T. (2026). Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Survei Faktor-Faktor Risiko Kejadian Obesitas Pada Remaja; Studi Di Kota Semarang. Penerbit Health Science UDINUS, 2(2). https://doi.org/10.60074/hs.v2i2.17531