Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian: Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Reinfeksi Pada Pasien Tuberkulosis (TB) Pasca Sembuh di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu
DOI:
https://doi.org/10.60074/hs.v2i2.17458Keywords:
tuberkulosis, reinfeksi, validitas, reliabilitas, instrumenAbstract
Latar Belakang: Reinfeksi Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan dalam upaya pengendalian TB karena pasien yang telah dinyatakan sembuh tetap berisiko mengalami infeksi kembali. Penelitian terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan reinfeksi pada pasien TB pasca sembuh memerlukan instrumen yang valid dan reliabel untuk menciptakan data yang akurat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa validitas dan reliabilitas sebuah instrumen untuk mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan reinfeksi pada pasien TB pasca sembuh sebelum instrumen digunakan dalam penelitian utama. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu di Kota Semarang pada Mei 2026. Instrumen diuji coba pada 30 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi. Koefisien korelasi Pearson Product Moment digunakan untuk menguji validitas dengan membandingkan nilai rhitung ≥ rtabel dan koefisien Cronbach’s Alpha digunakan untuk menguji reliabilitas dengan nilai α ≥ 0,70 dinyatakan reliabel. Hasil: Hasil uji validitas menunjukkan bahwa 24 dari 28 butir pertanyaan/pernyataan dinyatakan valid, sedangkan empat butir belum memenuhi kriteria validitas. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa variabel akses pelayanan kesehatan (α = 0,812), dukungan keluarga (α = 0,721), peran tenaga kesehatan (α = 0,955), dan perilaku pencegahan reinfeksi (α = 0,772) memenuhi kriteria reliabilitas. Sementara itu, variabel pengetahuan (α = 0,659) dan sikap (α = 0,533) belum memenuhi kriteria reliabilitas. Kesimpulan: Sebagian besar instrumen yang dibuat telah memenuhi kriteria validitas dan menunjukkan reliabilitas yang baik untuk keempat variabel. Namun, instrumen untuk variabel pengetahuan dan sikap masih memerlukan evaluasi serta penyempurnaan untuk meningkatkan kualitas instrumen sebelum diterapkan pada penelitian utama.References
Haskas, Y. and Sriwahyuni (2024) TUBERKULOSIS. 2024th ed. EUREKA MEDIA AKSARA. Available at: [https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/584637tuberkulosis-28d3e7c6.pdf]
He, W. et al. (2023) “Endogenous relapse and exogenous reinfection in recurrent pulmonary tuberculosis: A retrospective study revealed by whole genome sequencing,” Frontiers in Microbiology, 14. Available at: [https://doi.org/10.3389/fmicb.2023.1115295]
Kemenkes (2025) Aksi Nyata Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia
Machali, I. (2021) METODE PENELITIAN KUANTITATIF Panduan Praktis Merencanakan, Melaksanakan, dan Analisis dalam Penelitian Kuantitaitif. 3rd ed. Edited by A. Habib. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Mithunage, C.T. and Denning, D.W. (2024) “Timing of recurrence after treatment of pulmonary TB,” IJTLD Open, 1(10), pp. 456–465. Available at: [https://doi.org/10.5588/ijtldopen.24.0222]
Natasia Ulfa, R. et al. (2023) “Faktor-Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Kambuh Di Puskesmas Kota Jambi Tahun 2020-2022,” Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease, 4(1), pp. 08–18. Available at: [https://doi.org/10.22437/esehad.v4i1.29333]
Pakpahan, M. et al. (2021) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. 1st ed. Edited by R. Watrianthos. Yayasan Kita Menulis.
PPID (2024) Profil Kota Semarang. [https://ppid.semarangkota.go.id/profil-kota-semarang/]
Putri, M., Kuhon, F. and Palandeng, H. (2024) “Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian: Kuesioner pola makan pada penderita gout arthritis,” Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 12, pp. 635–640.
WHO (2025) Global tuberculosis report 2025
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Berliyana Damayanti, Sri Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





