Validitas dan Reliabilitas Instrumen Hubungan Faktor Perilaku Dan Gaya Hidup Dengan Gejala Gangguan Lambung Pada Mahasiswa S1 UDINUS Kota Semarang Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.60074/hs.v2i2.17426Keywords:
validitas, reliabilitas, gangguan lambung, gaya hidup mahasiswa, gastritisAbstract
Gangguan lambung, khususnya gastritis merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dikalangan mahasiswa, yang disebabkan oleh gaya hidup beresiko, termasuk kebiasaan makan yang tidak teratur, konsumsi kopi berlebihan, merokok, dan pola tidur yang buruk. Studi ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrument yang menilai korelasi antara faktor perilaku dan gaya hidup dengan gejala masalah pencernaan dikalangan mahasiswa S1 Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) di Kota Semarang pada tahun 2026. Penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Uji coba instrumen dilakukan pada 30 mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menggunakan teknik purposive sampling. Lima kuesioner diuji, yaitu Kuesioner Pola Makan (QPM), Konsumsi Kafein (QKF), Perilaku Merokok (QPMR), Pola Tidur (QPT), dan Gejala Gangguan Lambung (GGL). Penilaian validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment (r-table = 0,361) dan evaluasi reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha (α > 0,70). Hasil menunjukkan QPM memiliki 8 dari 9 butir valid (α = 0,656, belum reliabel); QKF memiliki 4 dari 7 butir valid (α = 0,441, tidak reliabel); QPMR memiliki 7 dari 8 butir valid (α = 0,966, sangat reliabel); QPT memiliki 8 dari 10 butir valid (α = 0,735, reliabel); dan GGL memiliki seluruh 15 butir valid (α = 0,911, sangat reliabel). Disarankan dilakukan revisi dan uji coba ulang pada instrumen QPM dan QKF sebelum digunakan dalam penelitian utama.References
Amelia, R., Sari, D.P. dan Wirakhmi, I.N. (2026) ‘Hubungan jenis makanan, frekuensi makan, dan jumlah makanan dengan kejadian gastritis’, Jurnal Gizi Ilmiah, 13(1), hlm. 45–53.
Azharani, A. dan Harwanto (2024) ‘Hubungan konsumsi kopi dan pola makan dengan kejadian gastritis’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), hlm. 1234–1241. Tersedia di: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/51503 (Diakses: 27 Juni 2026).
Bangkele, E.Y., Sabir, M. dan Sulistiana, R. (2023) ‘Gastritis: Laporan Kasus’, Jurnal Medical Profession (Medpro), 5(2), hlm. 117–123.
Budiyanti, E. dan Wijaya, M.J. (2023) ‘Hubungan konsumsi kafein dengan gangguan tidur pada mahasiswa preklinik FKIK UAJ’, Damianus Journal of Medicine, 22(3), hlm. 225–231. doi: 10.25170/djm.v22i3.3610.
Firdausy, A.I., Amanda, K.A., Alfaeni, S.W., Amalia, N., Rahmani, N.A. dan Nasution, A.S. (2022) ‘Hubungan Pola Makan dan Stres dengan Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibn Khaldun’, Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 3(2), hlm. 75–86.
Handayani, R., Maulana, I. dan Kusuma, A.P. (2024) ‘Hubungan perilaku merokok dan konsumsi kopi dengan gejala gastritis pada remaja di Kecamatan Bekasi Utara’, SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(2), hlm. 101–110.
Jusuf, A.A., Adityaningrum, D. dan Yunus, F.M. (2022) ‘Determinan kejadian gastritis pada mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), hlm. 214–222.
Khomalasari, D.E., Siwi, N.P. dan Wirakhmi, I.N. (2023) ‘Hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa’, Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), hlm. 78–85.
Moonti, C.M., Heryanto, B. dan Nugraha, A. (2023) ‘Korelasi kualitas tidur dengan tingkat stres dan gejala lambung pada mahasiswa tingkat akhir’, Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2), hlm. 93–101.
Nugroho, H.A. dan Wulandari, S. (2025) ‘Faktor-faktor yang mempengaruhi pola tidur mahasiswa di era digital’, Jurnal Pengabdian Ilmu Masyarakat (JPIM), 3(1), hlm. 55–63.
Pratiwi, L.N. dan Suharto, A. (2024) ‘Pola tidur tidak teratur dan dampaknya pada kesehatan mahasiswa’, MAHESA: Majalah Kesehatan Masyarakat, 4(2), hlm. 89–97.
Puspasari, A. dan Puspita, E. (2022) ‘Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa terhadap pemilihan suplemen kesehatan dalam menghadapi Covid-19’, Jurnal Keperawatan Silampari, 5(2), hlm. 335–344. doi: 10.31539/jks.v5i2.3384.
Putri, R.A., Kuhon, L.B. dan Palandeng, H.M.F. (2024) ‘Uji validitas dan reliabilitas kuesioner faktor risiko penyakit tidak menular pada mahasiswa’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), hlm. 45–53.
Rulli, N. dan Sutabri, T. (2023) ‘Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Kesehatan Menggunakan Cronbach’s Alpha: Panduan Praktis’, Jurnal Metodologi Penelitian Kesehatan, 8(2), hlm. 112–120.
Santoso, B. dan Rahayu, T. (2023) ‘Gambaran gejala klinis dan faktor risiko gastritis pada pasien rawat jalan’, Jurnal Keperawatan Malang, 8(1), hlm. 12–20.
Sugiyono (2022) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Edisi ke-2. Bandung: Alfabeta.
Widodo, S. dan Kristiani, E. (2020) ‘Hubungan perilaku merokok dengan kejadian gastritis di Puskesmas Karanganyar’, Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(4), hlm. 531–538.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devina Laurentia Maharani, Yusthin M. Manglapy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





